MISTERI

EROPA HEBOH ! karena Karet Tjipetir dari SUKABUMI dan Misteri Kargo Kapal Titanic, FOTO ++

Karet Tjipetir yang diduga berumur seratus tahun muncul di berbagai pantai Eropa. Para peneliti pun penasaran meneliti dari mana datangnya blok karet seukuran tablet itu. Spekulasi yang pertama kali muncul berasal dari kapal Titanic yang terkenal itu.
Spekulasi ini datang dari berbagai analisis media di Inggris. Mereka berpegang pada data manifes kargo kapal Titanic yang mencantumkan karet sebagai barang bawaan. Di daftar itu tertulis: 63 cs rubber 100 bgd gutta (percha).

“Sebuah surat kabar Prancis meliput kisah ini dan melaporkan bahwa Titanic membawa benda ini. Saya memeriksa manifes kapal Titanic dan menemukan bahwa memang kapal itu membawa benda karet. Spekulasi pun berkembang setelah berita ini tersiar,” kata Tracey Williams, seorang peneliti Inggris yang melakukan riset soal benda tersebut, seperti dikutip dari BBC, Rabu (3/12/2014).

article-2314083-197602C7000005DC-623_634x475
Mysterious: Cargo with the word Tjipetir is washing up on northern European shores
article-2314083-197602BB000005DC-463_634x475
Discovery: The most recent discovery was four rubber squares stamped with the word ¿Tjipetir¿ in Newquay

Menurut Daily Mail, Gutta Percha adalah karet yang bisa digunakan untuk melapisi kabel di bawah air. Di daftar manifes kargo Titanic, jelas tercantum nama jenisnya, namun tidak ada tulisan merek ‘Tjipetir’ di dalamnya. Kapal Titanic tenggelam pada 15 April 1912.

Pakar lainnya menduga, bisa saja itu dari Titanic. Namun tidak menutup kemungkinan bisa datang juga dari kapal muatan lain yang tenggelam.

Spekulasi lain yang memperkuat tablet itu berasal dari Titanic adalah dari lokasi ditemukannya. Sejumlah laporan menyebut, benda itu tersebar di daerah yang searah dengan rute kapal modern tercanggih di masanya tersebut.

Namun, ada dugaan yang lebih kuat terkait asal muatan itu. Williams mendapat informasi, blok Tjipetir berasal dari kapal Jepang, Miyazaki Maru. Kapal asal Jepang itu ditenggelamkan kapal selam Jerman, U-88, yang dikomandani Kapten Walther Schwieger, pada 31 Mei 1917

Akibatnya, Miyazaki Maru karam 241 kilometer sebelah barat Kepulauan Scilly, antara Inggris dan Prancis.

Fakta itu diamini Alison Kentuck, seorang pejabat Inggris yang menangani kapal karam di perairan Inggris. Menurutnya, blok-blok itu berasal dari Miyazaki Maru.

Belum diketahui bagaimana Miyazaki Maru mengangkut produk dari Sukabumi, Jabar, itu. Sebab pada 1917, Indonesia masih dalam pendudukan Belanda.

article-2314083-197750A7000005DC-81_634x422
Netherlands: Jan Kuiper with a tablet which was discovered in Vlieland, Netherlands
article-2314083-1977509B000005DC-187_634x470
Louise Mamet who discovered a tablet on the coast of Brittany, France
article-2314083-197750AE000005DC-187_634x714
Fiona Mesney who found a Tjipetir block at Portelet beach in Jersey
article-2314083-19775093000005DC-803_634x503
Netherlands: Jackie Kuiper who found a Tjipetir block in Vlieland in the Netherlands
article-2314083-197602CF000005DC-284_634x475
Tjipetir is the name of an early 20th century rubber plantation in Indonesia (pictured)
article-2314083-1976023F000005DC-789_634x472
Gutta-percha tablets were listed on the Titanic’s manifest before it sank on April 15, 1912
article-2314083-197602DE000005DC-707_634x466
Theory: One speculation is that the blocks could have come from the Titanic (pictured)
article-2314083-1976F8E3000005DC-576_634x309
Historic finds: The blocks have been discovered in Newquay, the Netherlands, Jersey and Brittany

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s